Cara Mudah Berwakaf Dalam Bentuk Wasiat Polis Asuransi Jiwa Syariah

Sumber gambar myallisya.com

Dalam sejarah Islam, wujud nyata wakaf telah dimulai pada saat zaman Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Wakaf sumur dan kebun milik Ustman bin Affan Radhiyallahu`anhu dan Umar bin Khatab Radhiyallahu`anhu menjadi wujud nyata bahwa wakaf menjadi peran penting dalam menggerakkan produktivitas umat. Ribuan tahun lamanya aset wakaf tersebut terpelihara dan terus menerus bermanfaat dari generasi ke generasi.

Mendapatkan pahala yang terus mengalir serta mampu memberikan manfaat seluas-luasnya kepada orang lain (mauquf alaih) menjadi dambaan semua umat. Namun terkadang, berwakaf menjadi hal yang begitu sulit untuk diterapkan dan pada akhirnya menjadi niat yang sering kali tertunda, mengingat harta yang diwakafkan belum juga dimiliki hingga saat ini.

Islam memiliki sifat memudahkan umatnya untuk melakukan hal kebaikan seperti amal jariyah atau Wakaf. Semua umat saat ini bisa berwakaf sesuai dengan kemampuan, tidak harus menunggu banyak harta baru dapat mewakafkan hartanya.

Lalu, apakah untuk berwakaf itu sulit? Harus mempunyai harta yang banyak untuk untuk dapat diwakafkan? Ternyata tidak.

Wakaf dapat dilakukan dengan cara dicicil setiap bulannya melalui kepesertaan Anda dalam polis asuransi jiwa syariah . Tidak seperti zakat yang memiliki nisab (nilai minimal sesuatu harta yang wajib dikeluarkan zakatnya), wakaf tidak mempunyai batasan minimal harta untuk diwakafkan. Wakaf tidak terpaku pada kuantitas harta atau objek wakaf, melainkan pada esensi wakaf itu sendiri. Setiap harta yang diwakafkan harus bisa dijaga dan dioptimalkan hingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Apa yang dimaksud dengan wakaf wasiat polis asuransi jiwa syariah?

Wakaf Wasiat Polis Asuransi Jiwa Syariah adalah adalah wakaf yang berupa polis asuransi syariah dimana nilai investasinya dan atau manfaat asuransinya diwakafkan oleh tertanggung utama dan tentunya dengan sepengetahuan ahli waris ketika manfaat polis jatuh tempo dan atau wakif meninggal dunia.

Umat Muslim bisa berwakaf dengan mudah, dengan berwakaf wasiat polis asuransi jiwa syariah. Mulai dari anak-anak sampai dengan dewasa, semua bisa berwakaf dengan kepesertaan Rp. 300 ribu/bulan, Anda sudah bisa berwakaf. Nilai pertanggungan jiwa tertanggung dan nilai investasi pada asuransi jiwa syariah dapat digunakan yayasan, dan optimalkan sehingga dapat menghasilkan manfaat yang luas.

Program Wakaf Wasiat Polis Asuransi Jiwa Syariah dari Lembaga Wakaf Al-Azhar

Saat ini, salah satu lembaga yang menangani wakaf wasiat polis asuransi adalah Lembaga Wakaf Al-Azhar, sebuah lembaga di bawah Yayasan Pendidikan Islam Al-Azhar, Jakarta Selatan.

Ada pun program wakaf wasiat polis yang tersedia di Al-Azhar saat ini ada tiga jenis, yaitu:

1. Wakaf Wasiat Polis Asuransi dengan Gimmick Fasilitas Pemakaman All In Type Single di Al-Azhar Memorial Garden. Berlaku untuk polis dengan nilai UP minimum 500 juta.

2. Wakaf Wasiat Ahly dengan ketentuan manfaat pengelolaan dana wakaf disalurkan untuk membiayai pendidikan anak wakif hingga lulus Perguruan Tinggi (S1) dengan biaya pendidikan Setara Al-Azhar. Berlaku untuk polis dengan nilai UP minimum 1 miliar per anak.

3. Wakaf Wasiat Polis Asuransi Jiwa Syariah program bebas dengan mengakomodir kebutuhan akan adanya warisan bagi ahli waris, wakaf keagamaan dan atau wakaf produktif untuk dikelola Al Azhar atau lembaga wakaf lain serta program sosial lainnya. Berlaku untuk polis dengan nilai minimum UP 10 juta sampai maksimum tak terbatas.

Program yang dapat Anda ikuti adalah jenis ketiga (program bebas), karena menyediakan fleksibilitas dalam jumlah maupun penyaluran dananya. Anda dapat meniatkan seluruh dana wakaf yang kelak diperoleh dari polis ini digunakan untuk usaha produktif umum yang diselenggarakan Wakaf Al-Azhar, yang hasil usahanya akan digunakan untuk kegiatan pendidikan dan dakwah Islam sesuai misi Al-Azhar.

Cara Melakukan Wakaf Wasiat Polis melalui Wakaf Al-Azhar

Jika anda tertarik berwakaf melalui polis asuransi jiwa syariah, ini langkah-langkahnya.

1. Anda harus memiliki polis asuransi jiwa syariah.

Jika belum, anda dapat menghubungi saya atau melalui agen asuransi yang anda kenal.

Polis asuransi yang akan anda wakafkan sebaiknya bukan satu-satunya polis yang anda miliki, dan juga bukan harta anda satu-satunya, karena tidak diperkenankan mewakafkan seluruh harta. Ada keluarga dan ahli waris lain yang lebih membutuhkan manfaat asuransi jiwa dari anda, yang harus didahulukan.

Polis asuransi jiwa anda haruslah yang syariah, bukan yang nonsyariah, supaya lebih terhindar dari hal-hal yang diharamkan seperti gharar (ketidakjelasan), maysir (judi), dan riba.

2. Hubungi Sahabat Wakaf Al-Azhar, orang yang bisa anda ajak berkonsultasi mengenai niat anda untuk berwakaf polis asuransi syariah.

Sahabat Wakaf akan memandu anda mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mewujudkan niat anda.

3. Tentukan kepada lembaga sosial mana anda akan menyalurkan wakaf polis anda.

Meskipun anda akan berwakaf polis melalui Al-Azhar, pada dasarnya anda boleh menyalurkan wakaf polis anda ke lembaga sosial apa pun yang anda kenal, seperti masjid, pesantren, panti asuhan, sekolah, dan sebagainya. Pastikan lembaga yang anda tuju memiliki kemampuan yang baik untuk mengelola dana wakaf anda. Perlu diingat, wakaf bukanlah sedekah biasa yang nilainya bisa berkurang dan habis karena dipakai. Dana pokok wakaf harus abadi, sedangkan yang dimanfaatkan hanyalah hasilnya.

4. Sampaikan niat anda untuk berwakaf polis kepada semua ahli waris anda

Ahli waris anda berhak atas harta anda, kelak ketika anda tiada, sesuai bagian masing-masing menurut syariat Islam. Supaya tidak ada perselisihan di kemudian hari, diperlukan persetujuan mereka bahwa anda akan mewakafkan nilai polis asuransi yang anda miliki. Di sini ada formulir yang harus ditandatangani semua ahli waris anda, baik itu istri/suami, orangtua, anak, saudara kandung, dan lain-lainnya jika ada dan berhak menurut hukum waris Islam.

Jadi, anda harus mendatangi mereka dengan membawa Formulir Pelepasan Hak Ahli Waris dan meminta mereka menandatangani form tersebut. Konsultasikan dengan Sahabat Wakaf mengenai siapa saja yang berhak menjadi ahli waris anda.

5. Melakukan ikrar wakaf wasiat polis di kantor Wakaf Al-Azhar

Biasanya ikrar wakaf polis dilakukan pada hari Jumat pagi di kantor Wakaf Al-Azhar dengan disaksikan notaris. Notaris disediakan oleh Wakaf Al-Azhar dengan biaya (saat ini) 200 ribu rupiah per akad. Jika anda berwakaf polis di luar Al-Azhar, biaya notarisnya mungkin berbeda.

Anda harus hadir bersama termaslahat (ahli waris) yang namanya tercantum di polis. Anda juga diharuskan membawa saksi-saksi, boleh teman atau saudara anda. Jumlah saksi adalah 2 orang laki-laki, atau 4 perempuan, atau 1 laki-laki dan 2 perempuan.

Sumber gambar myallisya.com

Setelah ikrar selesai, anda mendapatkan sertifikat sebagai tanda bahwa anda telah berwakaf wasiat polis melalui Wakaf Al-Azhar.
Selanjutnya anda tinggal membayar premi polis and asecara rutin dan menunggu saatnya tiba.

Hukum Wakaf Wasiat Polis Asuransi Jiwa Syariah
Mungkin ada yang bertanya, bagaimana hukumnya wakaf wasiat polis asuransi jiwa syariah? Kabar baiknya telah ada fatwa dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) pada tahun 2016, yang intinya berwasiat untuk mewakafkan nilai polis asuransi syariah adalah boleh.

Secara analogi bagaimana mungkin Lembaga Islam seperti Al-Azhar mau menerima bentuk wakaf wasiat polis jika hal tersebut diharamkan dan tidak sesuai dengan syariat Islam.

Para tokoh agama harusnya mengajarkan kemudahan agar mudah dipersentasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan malah memperdebatkan sesuatu yang sudah dihalalkan seperti produk asuransi syariah yang telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang terbebas dari ke-tiga unsur yang dilarang dalam syariat Islam seperti gharar, riba dan maysir.

Demikian sekilas tentang wakaf wasiat polis asuransi jiwa syariah.
Daftar Wakaf Polis Asuransi Jiwa Syariah
Untuk mendaftar dalam program wakaf wasiat polis asuransi jiwa syariah dari Al-Azhar, silakan mengisi form berikut:


Sumber: https://myallisya.com/2017/06/18/wakaf-wasiat-polis-asuransi-jiwa-syariah-apa-dan-bagaimana/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s