Gagal Paham Terhadap Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

islam

Posted by denjo

Masih banyak masyrakat kita yang masih belum sadar akan pentingnya asuransi jiwa dan kesehatan, untuk itu saya ditugaskan untuk memberikan pemaham, agar tidak gagal paham terhadap pengertian asuransi itu sendiri dan membentuk pola kesadaran masyrakat akan pentingnya asuransi jiwa dan kesehatan khususnya syariah.

Pengertian asuransi yang beredar dimasyarakat saat ini adalah mentransfer resiko hidup (musibah) seperti sakit, cacat, kecelakaan dan meninggal kepada perusahaan asuransi, pengertian tersebut jelas salah. Perusahaan asuransi bisa apa terhadap resiko hidup tersebut? Perusahaan asuransi tidak biasa berbuat apa-apa terhadap resiko hidup tersebut, karena perusahaan asuransi terbentuk dari pola pikir manusia yang berinisiatif untuk mengumpulkan dana dari sejumlah nasabahnya dan dibagikan kepada nasabah yang mengalami musibah. Perusahaan asuransi adalah perusahaan profit, jelas yang namanya perusahaan pasti mengharapkan keuntungan guna menjalankan usahanya, membayar biaya operasional perusahaan dan gaji para karyawannya.

Segala musibah seperti datangnya sakit, cacat, meninggal, semua itu datang dari Allah Subhanallahu wa Ta’ala dan kita semua tidak dapat menghindarinya dan segala kesembuhan suatu penyakit dan keselamatan jiwa semua itu adalah jaminanNya. Walaupun semua itu sudah menjadi jaminan  Allah Subhanallahu wa Ta’ala tugas kita sebagai manusia adalah berusaha. Beberapa contoh jaminan Allah Subhanallahu wa Ta’ala diantaranya adalah rezeki, jodoh dan musibah. Untuk mencari rezeki kita berupaya dengan bekerja, cari jodoh bisa melalui perantara teman atau cari mencari disosial media, meminamalkan musibah sakit dengan cara hidup sehat, meminimalkan resiko kecelakaan dengan berhati-hati dijalan. Dari beberapa contoh tersebut jelas tidak ada hubungan nya dengan asuransi jiwa dan kesehatan,  semua itu adalah bentuk usaha kita sebagai manusia dan begitupun juga perihal dalam berasuransi.

Jelaslah sudah bahwasanya asuransi jiwa dan kesehatan tidak berhubungan dengan keselamatan jiwa dan kesembuhan kesehatan sesorang, akan tetapi asuransi jiwa dan kesehatan  selalu berkaitan dengan biaya.  Asuransi kesehatan berhubungan dengan biaya pengobataan dan Asuransi jiwa berhubungan dengan warisan untuk biaya hidup orang yang ditinggalkan.

Konsep Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah (Allisya Protection Plus).

  • Tapro Syariah Allisya Bersih Halal & Berkah

  • Dasar Hukum Syariah

Dan tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran QS Al Maa’idah 5 : TOLONG MENOLONG SALING MELINDUNGI Masa Depan Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah dibuat untuk hari esok (masa depan). Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui yang kamu kerjakan QS Al Hasyr 59 : 18 Generasi Lemah Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar QS Annisa 4 : 9.

  • RAGAM AKAD KONTRAK SYARIAH Tijarah (komersial) MUDHARABAH – Bagi Hasil WAKALAH – Perwakilan MUSYARAKAH – Kongsi Modal Tabarru’ (derma sosial) HIBAH – Pemberian WADI’AH – Titipan WAKAF – Menyerahkan asset produktif untuk dikelola oleh nadhir / management dan modalnya tidak habis Akad Kontrak Allisya Protection Plus Akad Wakalah (bil Ujrah) Perwakilan, Penyerahan Mandat dari pihak pertama (peserta) kepada pihak kedua (manajemen) untuk melaksanakan kepentingan pihak pertama.

  • Sumber Pembayaran Klaim Berasal dari rekening TABARRU’ : Peserta saling menanggung Jika salah satu Peserta mendapat musibah, maka peserta lainnya ikut menanggung resiko bersama Keuntungan Mudharabah Pembagian Keuntungan : Tidak seluruhnya menjadi milik perusahaan atau peserta Jika mengalami kekurangan dana membayar klaim, perusahaan akan meminjami dan dikembalikan Pengelolaan Dana Terpisah : Dana dipisahkan antara dana tabarru’, derma dan dana peserta, sehingga tidak mengenal dana hangus kecuali sebagian dana kecil yang telah diniatkan untuk dana kebajikan / tabarru.

  • Alur Pencatatan Premi/ Tabungan Klaim Investasi TABARRU’ TABUNGAN Rekening Kumpulan Peserta Rekening Perusahaan UJRAH / FEE MANAGEMENT Allianz Agent Dewan Syariah Nasional Gharar – penipuan Maysir – gamblingRiba – tambahan Maksiat (bisnis) Haram (komoditi) Aniaya (zalim) Risywah (suap).

  • Akad kontrak syariah : Saya yang bertanda tangan di bawah ini, sebagai calon anggota kumpulan peserta (pemegang polis/peserta) PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Cabang Syariah, dengan ini: Saya menyatakan diri sebagai anggota kumpulan peserta asuransi syariah Allianz bersama dengan para peserta lainnya untuk saling tolong-menolong (ta’awun) terhadap musibah yang mungkin dialami oleh salah seorang di antara peserta dan untuk itu saya bersedia membayar sejumlah dana tabarru sebagai dana ta’awun peserta. Saya menyatakan dan menyetujui, berdasarkan akad Wakalah Bil Ujrah, memberikan kuasa kepada PT Allianz Life Indonesia, Cabang Syariah, selaku wakil untuk mengelola dana, risiko, dan melakukan transaksi atas nama saya. Saya setuju membayarkan ujrah akuisisi dan pemeliharaan, ujrah pengelolaan risiko, ujrah administrasi, dan ujrah lainnya sehubungan dengan transaksi Polis sesuai dengan ketentuan berlaku. Untuk ujrah pengelolaan risiko di atas, saya menyetujui untuk memberikan fee sebesar 25% yang dipotong dari ujrah asuransi sebagai hak PT Allianz Life Indonesia, Cabang Syariah. Saya mewakilkan kepada PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Cabang Syariah, juga sebagai Manajer Investasi untuk melakukan transaksi investasi sesuai dengan jenis investasi yang saya pilih. Saya setuju membayar ujrah pengelolaan investasi sesuai ketentuan berlaku. Apabila saya menjadi peserta kumpulan asuransi Allisya Protection dan Allisya Protection Plus, maka saya akan dibebaskan dari ujrah administrasi pada tahun pertama Polis dan berkewajiban membayar ujrah asuransi mulai bulan ke-13 sejak Polis diterbitkan. Saya mengikhlaskan dan menyetujui pembagian surplus underwriting sebesar 100% ke dalam rekening dana Tabarru dan 0% kepada PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Cabang Syariah. Apabila terjadi defisit underwriting maka kekurangannya menjadi tanggung jawab para peserta sedangkan PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Cabang Syariah, dapat meminjamkan sementara berdasarkan prinsip al-qardh (tanpa tambahan/bunga) untuk membayar maslahat (manfaat) atas musibah yang terjadi di antara peserta, yang akan dikembalikan dari surplus underwriting yang akan datang.

Demikian yang dapat saya sampaikan semoga semakin memahami fungsi dan manfaat pentingnya asuransi jiwa dan kesehatan syariah didalam kehidupan sehar-hari. Jika terdapat perbedaan pemahaman selebihnya saya mohon maaf, terima kasih.

Untuk membantu kebutuhan informasi Anda tentang Asuransi Syariah, berkonsultasi gratis,

Hubungi Suhardeni 0812 8263 0856

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s