Membuka Pola Pikir Terhadap Proteksi Finansial

index

Posted by denjo

Mari kita sejenak mengheningkan pikiran dan membuang rasa ego dalam diri terhadap proteksi finansial atau sering disebut juga dengan Asuransi Jiwa dan Kesehatan. Dengan harapan memberikan kesadaran dan pengertian akan pentingnya sebuah perlindungan finansial kepada seluruh keluarga Indonesia. Mari kita pahami artikel dibawah ini:

Seseorang  yang  memiliki sebuah proteksi finansial maupun yang tidak memiliki sama sekali proteksi, sama-sama memiliki risiko hidup yang sama. Risiko hidup adalah risiko yang hadir akibat sakit kritis, cacat, kecelakaan, mati dan tua. Dari semua risiko hidup tersebut diatas pasti membutuhkan biaya. Tergantung bagaimana kita menyikapi sebuah solusi dalam menghadapi risiko hidup, secara akhirati berdoa meminta pertolongan Yang Maha Kuasa adalah sebuah kewajiban umat manusia, secara duniawi Asuransi Jiwa dan kesehatan adalah sunah pelengkap ikhitar kita sebagai umat manusia.

Asuransi jiwa dan kesehatan tidak wajib untuk kita miliki, apabila secara finansial sudah mampu untuk menghadapi semua risiko hidup yang pasti terjadi dan tidak ada seorang yang kebal akan risiko hidup tersebut. Sehat adalah harapan dan doa semua manusia, tapi apakah yakin kita akan selalu diberikan kesehatan dan kebal dari sakit? Tentunya tidak, terkadang kita sendiri yang membuat tidak adil terhadap tubuh sehingga menyebabkan datangnya sakit, seperti telat makan dan tidak menjaga pola makan. Tubuh ini ternyata ada juga masa pakainya sama halnya dengan kendaraan butuh perawatan rutin dan perlindungan.

Meninggal dunia juga merupakan sesuatu yang pasti, tidak seorangpun yang dapat mengelak dari takdir Yang Maha Kuasa. Secara akhirati kita mempersiapkannya dengan amalan baik dan amalan sholeh, secara duniawi kita mempersiapkan warisan untuk keluarga yang ditinggalkan melalui Asuransi Jiwa agar keluarga yang ditinggalkan tetap bisa menjalankan kehidupannya walaupun sipencari nafkah telah tiada. Jangan sampai meninggalkan keluarga dalam keadaan mengemis ataupun meminta-minta. Jika sudah kita tinggalkan warisan maka tidak menjadi dosa untuk almarhum.

Coba kita bayangkan dahulu Almarhum Kakek saya mewariskan kebun durian yang cukup luas untuk pewarisnya dan sampai dengan saat ini warisan tersebut dapat dirasakan manfaatnya sampai dengan cucu bahkan cicit, mereka semua dapat menikmati hasil panen durian dan merasakan lezatnya hasil durian tersebut. Kalau dipikir-pikir Almarhum Kakek saya tidak mengenyam pendidikan atau sekolah yang tinggi akan tetapi memiliki pola pikir masa depan yang begitu luar biasa bagi saya. Berbeda dengan pola pikir kita saat ini yang hanya memikirkan kesenangan sesat (life style) yang lebih diutamakan ketimbang memberikan warisan kepada keluarga yang ditinggalkan. Padahal tingkat pendidikan kita rata-rata jauh lebih tinggi dibandingkan orang zaman dahulu. Inilah perubahan pola pikir orang masa kini, dimana rasa ego jauh lebih penting dibandingkan keperdulian akan masa depan keluarga.

Asuransi jiwa dan kesehatan wajib untuk dimiliki saat ini, apabila secara finansial belum mampu untuk menghadapi risiko hidup yang pasti terjadi. Secara disadari kita hidup dizaman penuh dengan cicilan dimana sandang, pangan dan papan semua serba nyicil. Bagaimana memikirkan tabungan dan proteksi finansial sedangkan hidup dipenuhi dengan cicilan? Relakah kita meninggalkan warisan cicilan untuk keluarga yang kita tinggalkan? Jika tidak rela, siapkan masa depan keluarga sejak dini melalui Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah yang bisa anda cicil perbulan dengan premi mulai dari Rp.300Ribu dengan Manfaat Uang Pertanggungan Jiwa Rp.1Miliar. Cukup murah jika dibandingkan dengan cicilan KPR, Kendaraan dan Elektronik, hehehehe…. Maaf bukan mengejek akan tetapi hal itu terjadi pada diri saya.

Tidak ada satupun agen asuransi jiwa dan kesehatan yang bersumpah untuk nasabahnya sakit atau meninggal dunia. Mereka semua membantu anda secara finansial untuk menyambut masa depan yang sejahtera dan penuh berkah.

Dengan artikel ini, saya tidak memaksakan anda untuk membeli Asuransi Jiwa dan Kesehatan. Akan tetapi Asuransi Jiwa dan Kesehatan dibeli karena secara sadar membutuhkannya dan mengerti betapa pentingnya Asuransi Jiwa dan Kesehatan.  Seandainyapun saya paksakan dengan yakin, proteksi tidak bertahan lama hanya cukup beberapa bulan saja dan itu akan merugikan anda.

Salam Sadar Asuransi

Untuk membantu kebutuhan informasi Anda tentang Asuransi Syariah, berkonsultasi gratis,

Hubungi Suhardeni 0812 8263 0856

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s