2 Hal Permohonan Polis Asuransi Ditolak

2_penyebab_ditolaknya_permohonan_polis_asuransi_content-image

Posted by denjo

Pernahkah kita menolak sebuah tawaran untuk bergabung dalam program Asuransi jiwa dan kesehatan oleh agen asuransi? Jika pernah, sama halnya dengan saya. Alasan menolak tawaran tersebut mungkin belum butuh Asuransi atau sudah memiliki polis Asuransi. Sebuah program Asuransi jiwa dan kesehatan dibeli bukan pada saat dibutuhkan tetapi harus direncanakan jauh sebelum risiko keuangan terjadi akibat risiko hidup, seperti sakit kritis dsb. Terkadang juga sudah memiliki program Asuransi jiwa dan kesehatan masih saja terkena risiko keuangan (nombok), karena asuransi yang dimiliki masih belum sesuai dengan kebutuhan.

Ternyata dibalik adanya penolakan tawaran oleh agen asuransi, pihak perusahaan Asuransi pun juga bisa menolak permohonan polis Asuransi calon nasabahnya. Bukan karena dendam, ada beberapa alasan yang memungkinkan perusahaan Asuransi menolak permohonan Asuransi kita dan kita akan membahasnya. Walaupun banyak juga orang diluar sana yang sangat ingin memiliki polis Asuransi jiwa dan kesehatan.

Apakah semua pengajuan Asuransi akan diterima oleh perusahaan Asuransi? 

Saat mengajukan permohonan polis asuransi, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Namun, apakah semua pengajuan Asuransi akan diterima oleh perusahaan Asuransi? Ada beberapa alasan yang memungkinkan perusahaan Asuransi menolak permohonan Asuransi kita, antara lain adanya physical hazard dan moral hazard.

Apa itu physical hazard dan moral hazard? Ulasan berikut akan membantu kita memahami apa itu physical hazard dan moral hazard.

  1. PHYSICAL HAZARD (Pertimbangan dari keadaan fisik).
  • Riwayat kesehatan yang berhubungan dengan riwayat penyakit yang pernah diderita(dialam) maupun dimiliki secara degeneratif. Penyakit degeneratif adalah penyakit yang menyebabkan terjadinya kerusakan atau penghacuran terhadap jaringan atau organ tubuh. Proses dari kerusakan ini dapat disebabkan oleh penggunaan seiring dengan usia maupun karena gaya hidup yang tidak sehat (merokok, alcoholic, dsb)
  • Karakteristik, misalnya berat badan yang berlebihan (Overweight) memiliki risiko kesehatan yang lebih besar. Contohnya: Diabetes, penyempitan jantung karena obesitas (kegemukan) dsb. Jaga pola makan dan menghindari makanan berlemak.
  1. MORAL HAZARD (Pertimbangan dari motif diri).
  • Ketidakjujuran informasi yang terkait dalam pengisian form SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa) dengan adanya informasi yang dipalsukan ataupun dirahasiakan. Jujurlah dalam mengisi form SPAJ demi kelancaran claim anda.
  • Riwayat kriminal yang pernah dilakukan. Contoh tindak pidana korupsi dengan motif money laundry (cuci uang), perusahaan asuransi akan menolak uang premi yang dibayarkan dengan sumber yang tidak jelas.Perusahaan asuransi tidak ingin bermasalah dengan hukum, karena bisa menjelekan nama perusahaan asuransi tersebut dan kehilangan nasabah-nasabahnya.

Agar permohonan polis Asuransi disetujui, pastikan selalu memberikan informasi yang jelas dan demi kelancaran claim anda. Asuransi akan membayarkan klaim anda apabila sesuai dengan prosedur dan jujur. Berasuransilah diusia muuda selagi dalam keadaan sehat, karena risiko hidup kita tak pernah akan mengetahuinya dan sebelum datangnya resiko finansial menghampiri dan membangkrutkan finansial anda.

Untuk membantu kebutuhan informasi Anda tentang Asuransi Syariah, berkonsultasi gratis,

Hubungi Suhardeni 0812 8263 0856

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s