Hilangnya Kemandirian Hidup dan Pendapatan

LAPSUP-1033

Posted by denjo

Siapa yang tahu akan risiko hidup ini? Tentunya kita semua tidak mengetahuinya. Apakah yakin kita dapat menghindarinya? Tentunya kita hanya bisa meminimal kan risiko kehidupan.

Seperti kejadian baru-baru ini telah terjadi kecelakaan dikawasan wisata Puncak-Bogor, niat hati ingin berpergian menikmati hari libur akhir pekan bersama dengan anggota keluarga tetapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Mobil kelurga yang dikendarai mengalami kecelakaan karena tertabrak Bus Pariwista karena pengeremannya blong, sehingga menyebabkan korban jiwa, baik luka ringan, cacat bahkan ada pula yang meninggal dunia. Contoh risiko kehidupan yang tidak pernah kita duga sebelumnya, mungkin saja mobil keluarga tersebut sudah pada posisi yang benar dan juga berhati-hati, tetapi ada penyebab lainnya sehingga mengalami kecelakaan beruntun.

Kecelakaan bisa terjadi dimana saja, bahkan dilingkungan kerja sering kita dengar rekan kerja yang mengalami kecelakaan. DiIndonesia setiap tahunnya terdapat 99 ribu kasus kecelakaan kerja dan 70% berakhir meninggal dunia dan cacat tetap. Sumber ILO (Organisasi Buruh Internasional)

Dengan cerita diatas menjadi pengalaman untuk diri kita sendiri dan keluarga tercinta jangan sampai hal tersebut terjadi. Seandainya pun hal tersebut terjadi menimpa pada diri kita dan keluarga, kita sudah berusaha meminimalkan risiko kehidupan seperti cacat tetap akibat kecelakaan. Untuk menyempurnakan Ikhtiar kita sebagai manusia meminimalkan risiko kehidupan banyak berbagai cara, salah satunya adalah Asuransi Jiwa.

Agar tidak salah paham dalam mengartikan asuransi jiwa baiknya kita baca dahulu penjelasannya. Yang dimaksud dengan asuransi jiwa bukan berarti jiwanya yang akan terganti, tetapi Uang Pertanggungan Jiwa  dari asuransi jiwa bermanfaat untuk menghidupkan jiwa-jiwa yang ditinggalkan.

Didalam asuransi jiwa ada manfaat tambahan untuk perlindungan cacat tetap total (Accident Death and Disablment Plus) yang dilindungi adalah pendapatannya (Income). Karena sesorang yang mengalami cacat tetap total tidak mampu lagi melakukan pekerjaan serta mendapatkan penghasilan karena kehilangan fungsi anggota tubuh seumur hidupnya.

Dengan demikian, jika Anda melengkapi polis asuransi jiwa unit link dengan manfaat tambahan untuk perlindungan cacat tetap total, Tertanggung akan mendapatkan manfaat :

  • Menerima santunan cacat tetap total yang besarnya bisa ditentukan sesuai kebutuhan anda. Contoh : Kebutuhan anda dalam 1 tahun sebesar Rp. 50.000.000 x 20 tahun kedepan = Rp. 1.000.000.000 Uang santunan cacat tetap total yang anda butuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup anda selama 20 tahun kedepan.
  • Uang santunan yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sementara, karena penderita cacat tetap total biasanya membutuhkan waktu tertentu untuk dapat kembali produktif. Apapun dan bagaimanapun kondisi seseorang baik sehat ataupun sakit, baik dalam kondisi tubuh tidak cacat ataupun cacat, kebutuhan hidup tetap berjalan ditambah lagi tagihan-tagihan yang harus dibayar disetiap bulannya.
  • Memberikan ketenangan bagi keluarga tercinta. Kalau semua kebutuhan hidup terpenuhi dan tagihan terbayarkan otomatis memberikan ketenangan untuk keluarga anda

.

Kesimpulan

Risiko hidup kita tidak pernah tahu apa yang terjadi terhadap diri ini, Asuransi hanya melengkapi ikhtiar. Apapun kondisi yang terjadi dalam hidup ini, kebutuhan hidup tetap berjalan sebagaimana  biasanya tanpa mengenal keadaan fisik  cacat tetap ataupun tidak. Asuransi jiwa dengan manfaat tambahan uang santunan cacat tetap berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan biaya pendidikan putra-putri anda, karena jika hanya mengandalkan uang santunan dari asuransi kecelakaan kerja atau jasa raharja belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup selama 20 tahun yang akan datang.

Untuk membantu kebutuhan informasi Anda tentang Asuransi Syariah, berkonsultasi gratis,

Hubungi Suhardeni 0812 8263 0856

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s