2 Hal penting dalam proteksi keuangan keluarga

gaji

Posted by denjo

Mengeluhkan tentang masalah keuangannya, khusunya defisit bulanan yang sering kali terjadi. Bagaimana dapat menabung bila pendapatan pun tidak tersisi setiap akhir bulan, memang sulit untuk dapat memenuhi semua kebutuhan apalagi menabung.

 

Tanpa terasa, tagihan kartu kredit  yang tadinya sedikit membengkak menjadi sangat besar karena kebiasaan membayar tagihan minimum setiap bulannya. Namun, bagaimana dampaknya dalam jangka panjang? tetap menjalankan kebiasaan ini, sangat mungkin keuangan keluarga yang tadinya aman tentram bisa porak poranda.

 

Resiko keuangan keluarga yang sebenarnya

 

Ada risiko yang berdampak lebih kejam terhadap kehidupan keuangan keluarga dibanding dengan kerugian investasi yaitu resiko hilangnya pendapatan.

 

Resiko hilangnya pendapatan

 

Dalam kondisi seperti saat ini, sangat mungkin terjadi dimana pendapatan regular yang duterima setiap bulan ternyata terputus akibat PHK.

 

Kehilangan pendapatan regular bisa mengakibatkan perubahan keadaan keuangan yang tadinya aman dan tentram berubah menjadi berantakan. Risiko kehidupan seperti kematian dan PHK dapat berdampak buruk terhadap keuangan keluarga bila anda tidak menjaga dan merencanakannya dengan bijak.

 

Oleh sebab itu, 2 hal penting yang dibutuhkan dalam proteksi keuangan keluarga.

 

1. Emergency fund, sering kali dilupakan.

 

Dana ini dapat dimanfaatkan bila terjadi keadaan yang darurat. Namun kebutuhan dana ini hanya untuk jangka waktu yang pendek, seperti pemutusan hubungan kerja. Dengan terjadinya risiko ini, maka pemasukan regular keluarga terputus. Dana tunai yang tersedia di dalam emergency fund ini dapat dipakai sebagai kebutuhan ini. Sekali lagi ingat, dana ini hanya untuk jangka pendek.

 

Harapannya adalah mendapatkan pekerjaan kembali. Dana ini juga bia digunakan untuk hal lain seperti adanya kesempatan investasi menguntungkan dan memberikan ekspektasi keuntungan yang besar. Karena kesempatan langka tidak datang dua kali. Dengan adanya dana ini, mengurangi keharusan untuk menjual aset dengan potongan besar guna menutupi risiko tersebut.

 

Para profesional keuangan keluarga selalu menganjurkan untuk menyediakan dana sebesar paling tidak 6 kali biaya hidup bulanan. Bahwa dana ini harus tunai tidak berarti harus ditempatkan di tabungan. Yang terpenting adalah dana ini dapat mudah dicairkan dan tidak mengurangi nilainya. Contoh alternatif investasi yang likuid adalah Reksa dana pasar uang atau deposito.

 

2. Asuransi jiwa seharusnya menjadi salah satu faktor dalam perencanaan keuangan keluarga. Memenuhi kebutuhan asuransi jiwa akan menjaga keluarga Anda dari petaka keuangan bila terjadi risiko kematian pada tulang punggung keuangan keluarga (sumber pendapatan terbesar).

 

Nilai tunai yang diberikan perusahaan asuransi saat terjadi risiko bisa dipergunakan keluarga untuk berbagai hal, dari kebutuhan akan biaya rumah sakit dan biaya penguburan dan tentunya nilai tunai yang diperoleh juga membantu keluarga Anda untuk dapat mempertahankan gaya hidup, membayar hutang yang masih ada atau menyediakan biaya pendidikan untuk anak-anak.

 

Dengan semua ini, sebaiknya dilakukan agar risiko keuangan keluarga dapat diminimalisasi kerugiannya, walau tidak dapat mengganti rasa sedih akan kehilangan orang tercinta.

Baca juga :

Cicilan & biaya hidup

Proteksi asset

Info lebih lanjut hubungi saya

Satu pemikiran pada “2 Hal penting dalam proteksi keuangan keluarga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s